Pesantren condong kedatangan tamu lagi, kali ini Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Berkunjung melaksanakan silaturah

04/10/2021 | 54 kali | Berita

Pesantren condong kedatangan tamu lagi, kali ini Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Berkunjung melaksanakan silaturahim dan kuliah umum

                Selasa (28/09) Pesantren Condong kedatangan tamu besar, yaitu Rektor UIN Bandung, Bapak Prof. DR. H Mahmud M.Si. disamping beliau seorang Rektor beliau juga menjabat sebagai Ketua KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat, beliau datng ke Pesantren Condong beserta rombongan pada pukul 14:00, beserta rombongan.

            Ketika beliau tiba, beliau langsung diajak berkeliling pondok yang di dampingi dewan pimpinan pondok, bapak pimpinan pondok menjelaskan Gedung Gedung yang ada di pondok juga menyebutkan Namanya, sambal berjalan bapak pimpinan juga menjelaskan tentang STIABI bahkan dalam sambutannya beliau mengatakan “Kami sangat Bahagia sekali, bapak bisa berkunjung ke Pesantren Condong ini, dugika teu ka etang bingahna, Mahasiswa STIABI semuanya mondok, tidak ada yang tidak bahkan nama Gedung pun dinamai oleh nama nama kitab kuning, yang mengartikan bahwa Pesantren Condong masih kental dengan kitab kuningnya” Ucap KH Diding Darul Falah dalam sambutannya.

            Setelah bapak pimpinan menyampaikan sambutan pembuka, dilanjutlah dengan kuliah umum dari bapak Rektor UIN Bandung, banyak sekali petuah hidup yang bisa di ambil dari pengalaman hidup yang beliau ceritakan, dari mulai cara bagaimana sikap kita sebagai manusia, sampai sikap sebagai mahasiswa, beliau memberi tips kepada seluruh hadirin, yaitu “Kalau segala sesuatu di kerjakan berdasarkan teori, maka semuanya akan lancar, dan bahkan akan melahirkan teori baru” ujar beliau.

            Selain itu beliau juga menjelaskan tentang teori kepemimpinan yaitu, Team Work atau Kerjasama tim, memang pada zaman ini kita dituntut untuk bisa bekerja sama, karena tanpa adanya Kerjasama kita akan sulit mencapai sebuah tujuan, yang kedua Network, atau relasi, manusia tanpa relasi bagaikan sebuah batu yang tahu harus berbuat apa, karena tanpa adanya relasi sulit kita mengetahui hal baru, terakhir Inovasi, kita harus cakap dalam membuat sesuatu yang baru, apalagi manusia pada zaman ini sangat menginginkan adanya kemajuan dari berbagai bidang, yang tentunya kemajuan tersebut bermula dari ide yang dikembangkan menjadi inovasi.

            Pada akhir pidato beliau, memberikan tiga filosofi hidup, yaitu dimana ada kemauan disitu ada jalan, kita yang penasaran terhadap sesuatu, lalu kita mau menelitinya, maka pasti akan ada jalan menuju kesuksesan dari penelitian itu. Man Jadda Wajada, kesungguhan merupakan kunci utama dalam melakukan sesuatu. Filosofi Rumput, yaitu tumbuhan yang tak diinginkan, atau awalnya hanya kecil, tapi untuk mencapai kesuksesan tidak pernah menyerah, sudah ditebas beberapa kalipun, tetap tumbuh subur, berusaha mencapai kesuksesan. “Boleh anda kejar karir akademik anda dari S1, S2, S3 bahkan sampai Profesor, tapi kualitas taqwa anda harus setingkat dengan jenjang yang anda tempuh” Ucap beliau.

            Acara selesai pada pukul 16:20, lalu penyerahan cinderamata dan foto Bersama mahasiswa STIABI, selepas itu Beliau dijamu oleh Dewan Pimpinan Pondok, di Kantor Pusat, Beliau bertolak dari Pesantren Condong pada pukul 16:30 beserta rombongan, Kembali menuju Bandung. Terimakasih Bapak Prof. DR. H Mahmud M.Si. Sudah memperkenankan diri untuk berkunjung ke Pesantren Condong, Semoga menjadi berkah bagi kami semua. 


Share: