ACARA BERJALAN DENGAN KHIDMAD, STIABI ADAKAN PEMBUKAAN TAHUN AKADEMIK BARU

19/07/2021 | 27 kali | Berita

Jum’at 16 juli 2021, STIABI Mengadakan Pembukaan Tahun Ajaran Baru TA 2021-2022. Acara kali ini turut dihadiri oleh KH. Diding Darul Falah sebagai pimpinan pondok pesantren riyadlul ulum wada’wah Condong, Al Ustadz Mohammad Ridwan M.Pd. sebagai Ketua STIABI, kemudian dihadiri juga oleh wakil ketua bagian akademik al ustadz Syahrul Zaky Ramadhani MA.Ed. 

Di awali oleh Al Ustadz Mohamad Ridwan M.Pd. selaku Ketua STIABI, dalam sambutannya beliau kembali mengingatkan kepada seluruh mahasiswa STIABI untuk terus bersemangat, “agenda baru, semangat baru,harapan baru. Setiap dari kita memiliki hak dan tujuan masing-masing, kita juga harus berkonsentrasi penuh dengan apa yang kita jalani saat ini.” (tutur beliau).

Beliau juga menjelaskan tentang Empat Ranah yang harus di ketahui oleh mahasantri stiabi, yaitu: Deklaratif, Komulatif, Serial, dan Paralel. Adapun orang yang selalu menggunakan ranah deklaratif adalah orang yang menjalankan kehidupannya denga hanya berfikir saja. Orang yang mengamalkan Ranah Komularif adalah orang yang mengkolerasikan antara suatu masalah dengann masalah yang lain. Sedangkan pada Ranah Serial adalah seorang yang selalu berfikir tentang sebab dan akibat yang di timbulkan (Jika – Maka). Dan pada Ranah Paralel ialah orang yang befikiran sebab dan akibat (Jika- Maka) akan tetapi jangkauannya lebih.

Selain itu beliau juga menjelaskan tentang Paradigma, “Paradigma dari watak seseorang yang dibagi menjadi dua yaitu: Paradigma Korban dan Paradigma Agen. Adapun Paradigma Korban ialah Paradigma yang selalu menyalahkan keadaan. Dan Paradigma Agen/Sales adalah ketika seseorang mendapatkan tugas maka ia akan melaksanakannya dengan baik dan tidak meyalahkan keadaan. Kehidupan ini haruslah Paralelel, kita tidak bisa menyalahkan yang lain dikarenakan ketidakmampuannya dalam mengemban amanah. Maka dari itu kita harus perbaiki kembali niat kita, Tajdidunniyah.” (Tutur beliau).

Kemudian pada acara kali ini KH.Diding Darul Falah juga turut memberikan pesan dan nasehatnya kepada mahasantri STIABI. “Anak-anakku, mahasantri-mahasantriahku, yang kami banggakan dimasa pandemi Alhamdulillah kita masih diberikan kenikmatan dan kesehatan oleh Allah SWT. Bersiaplah untuk kembali berjuang dan berjihad di jalan Allah SWT. Singsingkanlah lengan baju kalian untuk siap dalam belajar dan siap selalu dalam mengabdi di pondok ini.” (tutur beliau)

Beliau juga memberikan testimoni yang baik atas telah terselenggarakannya KKN perdana STIABI di tahun ini, beliau juga sudah tidak sabar untuk  Mewisudakan Mahasantri-mahasantri angkatan pertama STIABI. “Saya sudah tidak sabar lagi, untuk mewisuda kalian-kalian yang baru saja KKN kemarin.”(tutur beliau).

Beliau berpesan agar para mahasantri dan juga para dosen yang ada di STIABI untuk sama-sama maju dan bersinergi dalam memajukan sistem yang ada, baik di pondok maupun juga di STIABI. “Agar berjalannya sistem dengan benar di perlukan kerjasama yang baik pula antara dosen dan mahasiswa.” (tutur beliau).

Dan yang terakhir dilengkapi oleh Al ustadz Syahrul Zaky Ramadhani MA.Ed. selaku wakil ketua STIABI bagian akademik. pada pertemuan kali ini beliau merincikan mulai dari jumlah total mahasantri STIABI keseluruhannya dan juga sistem KRS online yang kini berjalan di STIABI.

Alhamdulillah, di tahun akademik yang baru ini jumlah mahasantri STIABI kembali bertambah menjadi 198 orang baik putra maupun putri. Adapun periciannya mahasiswa baru sebanyak 50 orang, dan mahasiswa lama sebanyak 148 orang. Yang SPI 104 orang dan yang BSA sebanyak 94 orang. SPI dan BSA haruslah sama-sama bersinergi dalam memajukan sistem yang ada di STIABI ini.”

“Pada tahun akademik baru ini STIABI akan membangun sistem perkuliahan yang bukan kaleng-kaleng dan kita juga tidak main-main dalam hal ini, sistem perkuliahan STIABI juga akan mengusung sistem perkuliahan Digital. KRS nya online, yang telah disepakati oleh dosen-dosen STIABI. Dan kita juga harus rutin membuka Siakad STIABI untuk mengetahui perkembangan maupun perubahan yang ada.” (tutur beliau).

Semoga dengan dibukanya tahun akademik baru ini kualitas kemahasantrian para mahasantri STIABI akan lebih berkembang serta lebih maju dan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Wallahu ‘Alam

Ahmad Sobri


Share: